Pengetahuan dan Iman

 

Pengetahuan dan Iman, dua kata singkat yang diberikan Ust. Bambang*) kepadaku untuk judul tulisan ini. Keduanya bisa dijelaskan terpisah, tetapi pada saat yang sama juga bisa dibahas menjadi satu. Pengetahuan adalah awal Iman dan Iman adalah buah pengetahuan. Tentu, definisi itu pun bergantung pada “pengetahuan” saya tentang kedua kata itu. Lantas apakah sejatinya pengetahuan? Dan Iman? Bagaimana menjelaskan Iman, yang sering diartikan pada “keyakinan” dalam bahasa kita?

Pertanyaan tentang Pengetahuan dan Iman mungkin sudah hampir setua umur umat manusia. Saya “yakin” tema-tema yang dibahas pada pertemuan dengan Ust. Bambang berkisar tentang pertanyaan-pertanyaan abadi ini. Dengan demikian, saya punya apologia jika tak mampu (dan tidak akan pernah) memberikan pembahasan yang memuaskan, karena: ini masalah sudah setua umur manusia! Read more “Pengetahuan dan Iman”

Khutbah ‘Ied

 

Alhamdulillahirabbil ‘alamin

Wa bihi nasta’inu ‘ala umurid dunya wad diin.

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Asyhadu anlaa ilaaha ilallah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. Allahumma Shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad. Allahumma rabba syahri Ramadhan, alladzi unzila fihil qur’an, wa rabba lailatil qadr, allati hiya khairun min alfi syahr.

Allahumma ya Allah, tuhan bulan suci Ramadhan, yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an, dan tuhan malam qadar, yang jauh lebih utama dari seribu bulan. Ya Allah, telah meninggalkan kami bulan yang agung. Sungguh membuat kami duka kepergiannya. Ampuni kami jika ia mendapatkan kami dalam kelalaian. Maafkan kami jika memperlakukannya tanpa penghormatan. Mohon Engkau berkenan menerima kekurangan kami, dari shaumnya, dari ibadah malamnya, dari wirid dan zikirnya.

Allahu akbar 7 x, wa lillahil hamd Read more “Khutbah ‘Ied”

Tanpa Asyura Husaini, Hilanglah Hati Nurani

 

Selain meyakini rukun Iman yang enam dan rukun Islam yang lima, Mazhab Ahlul Bait juga merumuskan apa yang mereka sebut dengan Ushul al-Din dan Furu’ al-Din. Sebagian orang menisbatkan pembagian ini dilakukan pertama kali oleh Syaikh Kasyif al-Ghitha, seorang ulama Ahlul Bait abad pertengahan. Ushuluddin menjadi tonggak pokok pemahaman agama, sedangkan Furu’uddin adalah penjabaran nilai-nilai itu dalam kehidupan keseharian.

Berikut Ushuluddin Mazhab Ahlul Bait: Keyakinan pada Ke-Mahaesa-an Allah Swt (Tawhid), Keadilan Allah (‘Adalah), Kenabian (Nubuwwah), Kepemimpinan (Imamah) dan Kepercayaan pada Hari Akhir (Ma’ad). Adapun Furu’uddin meliputi (sebagian di antaranya): Shalat, Puasa, Zakat, Haji, Jihad, Cinta dan Benci karena Allah (Tawalli dan Tabarri) dan Amar Makruf Nahi Munkar. Read more “Tanpa Asyura Husaini, Hilanglah Hati Nurani”

Haji dan Ziarah (3)

Seorang murid ditanya gurunya, “Bila Ibu berikan kau satu apel, ditambah satu apel lagi, ditambah satu apel lagi. Berapa jumlah apel yang kaupunya?” Anak itu menjawab cepat: “Empat!” Ibu guru mencoba cara lain, “Bila Ibu berikan kau satu pensil, ditambah satu pensil, ditambah satu pensil lagi. Berapa jumlah pensil yang kaupunya?” Tiga! Jawab anak itu. “Benar! Sekarang bila Ibu memberimu satu apel, ditambah satu apel, ditambah satu apel. Berapa apel yang kaupunya?” Empat! Jawaban yang sama terdengar kembali. Ibu guru bingung. Ia bertanya, “Mengapa jawabanmu berbeda?” Murid itu menjelaskan, “Karena sebelum aku berangkat ke Sekolah, Ibuku memberiku satu apel. Jadi, kalau Ibu guru memberikanku tiga apel, aku akan punya empat apel.”

Sering, kita salah paham karena tidak berusaha memahami satu peristiwa dari kacamata orang yang mengalaminya. Kita menghakimi satu kelompok salah tanpa pernah memberinya ruang bicara. Kita dengan gampang menyudutkan tanpa kesempatan untuk menjelaskan. Bila pun ada penjelasan, kita memperkecilnya dalam sudut perspektif yang sesuai selera kita. Read more “Haji dan Ziarah (3)”

Haji dan Ziarah (2)

Persoalan kedua. Benarkah ziarah lebih utama? Saya kembali akan menjawabnya: itu hak prerogatif Tuhan. Keutamaan dan keistimewaan adalah ranah hikmah rabbaniyyahNya. Dalam ilmu Tuhan yang meliputi segala. Sahabat Uwais al-Qarni ra beroleh keutamaan karena merawat ibunya hingga ia tidak sempat berjumpa dengan Baginda Nabi Saw.  Ia mendapat salam Rasulullah Saw. Tidakkah berjumpa dan bergabung bersama Baginda lebih utama? Bila masih juga hitung-hitungan perkara pahala ini, bagaimana dengan pahala shalat dua rakaat di Masjid Quba? Siapa pun yang pernah berangkat ke tanah suci pasti mendengar pembimbing ibadah akan mengutip hadis, “Barangsiapa berwudhu di rumahnya, lalu berangkat ke Masjid Quba dan shalat di sana dua rakaat, baginya pahala satu umrah.” Bayangkan, belum berangkat umrah tapi sudah beroleh phala satu umrah. Akankah Saudara mengatakan shalat sunnah (bukan wajib) di Masjid Quba lebih baik dari umrah? Padahal di dalam umrah ada ihram, ada tawaf, ada shalat, ada sa’i? Bila tidak percaya, saya beri satu link rujukan hadis itu: https://almanhaj.or.id/4221-kota-madinah-masjid-nabawi-dan-masjid-quba.html

Jadi, sudahlah. Bila niat kita sudah lillah, adalah hak Allah Ta’ala untuk menilainya. Semua keutamaan ziarah pada Imam Husain as diberikan ketentuan syarat: ‘aarifan bihaqqihi. Dengan mengetahui sepenuh haknya. Artinya, pahala diperoleh karena pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Keutamaannya diraih dengan perenungan terhadap pengorbanan dan sejarah yang ada bersamanya. Read more “Haji dan Ziarah (2)”

Haji dan Ziarah (1)

Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad

Beberapa malam yang lalu, saya shalat Isya berjamaah di Masjid lingkungan kami. Begitu takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, saya tersadarkan oleh satu huruf dalam satu kalimat. Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘aalamin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku adalah kepunyaan dan untuk Allah Tuhan penguasa semesta alam. Huruf yang menghentak saya adalah “lam” pada kata lillah.

Lam dalam Bahasa Arab ada banyak fungsinya. Untuk menegaskan, untuk memulai, untuk meminta tolong, sebagai sebab atas akibat, untuk perintah, untuk sumpah, sebagai jawaban, untuk pemisah, sebagai penguat dan lain sebagainya… ma sya Allah! Selama ini saya melewatkan begitu saja makna ‘lam’ pada lillah itu. Ia hanya berlalu dalam sepersekian detik pada doa iftitah saya. Read more “Haji dan Ziarah (1)”

Birthday (2)

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad

 

Saya belum secara khusus berterima kasih pada setiap orang yang telah mengucapkan selamat pada ulang tahun saya kemarin. Jujur, saya tidak tahu bagaimana. Keluarga dan teman-teman menyampaikan ungkap kasih dengan banyak cara. Saya tidak tahu bagaimana membalas setiap kebaikan mereka. Semua pemberian mereka istimewa. Pua Mustamin mengajak teman-teman menghadiahkan satu khataman Al-Qur’an untuk saya, lalu diikuti oleh Ustadz Syams di dua grup yang lainnya. Bagaimana saya harus berterima kasih pada Ibu dan Bapak untuk itu. Lalu ada kawan-kawan yang saling membantu saat juz hafalannya belum terselesaikan pada waktunya. Kata orang Inggris, it’s just too much. Semua itu terlalu banyak untuk dapat saya balas dengan semestinya. You’re just all too kind, for a person like me. Syukurku Ya Allah, kaupertemukan aku dengan orang-orang baik itu, dan kaupersaudarakan aku dengan mereka. Read more “Birthday (2)”

Birthday (1)

Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad

Bagaikan debu tertiup angin…

Usiaku, bagaikan debu tertiup angin. Sudah berpuluh tahun lalu, sejak saya belajar memainkan gitar pertama kali. Saya tak pernah bisa benar-benar memainkannya. Hanya nada-nada sederhana. Saya tak pernah tahu nada dasar suara saya di kunci apa, dan untuk memindahkan nada pada kunci berikutnya sepertinya memerlukan kalkulator tersendiri dalam otak saya. Yang terjadi, nada saya ke mana dan suara saya berlari ke arah sebaliknya. Karena itu, saya takjub dan kagum pada para musisi yang dengan cepat memindahkan jari mereka dari satu nada ke nada lainnya. Read more “Birthday (1)”

Tentang SCM

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Ali Muhammad

 

Sekolah Cerdas Muthahhari berdiri sejak 2007. Akreditasi perdana dari Badan Akreditasi Nasional memberi nilai 95 dari 100 pada tahun 2013. Ini membuktikan apresiasi dan kepercayaan yang cukup besar dari Pemerintah dan Masyarakat. Gedung luas berdiri di atas tanah milik sendiri, lengkap dengan sarana olahraga dan laboratorium komputer. Beberapa kali, kegiatan kedinasan dari Dinas Kota Bandung juga mengambil tempat di SCM, begitu sekolah ini biasa disapa. Read more “Tentang SCM”